Jumat, 14 Januari 2011

* Menyimak: Surat "AL-LAIL"(MALAM)

AL-LAIL =( MALAM )
MUQADIMAH : Surat Al-Lail terdiri atas 21 ayat, termasuk golongan surat Makiyyah diturunkan setelah surat Al-A’laa. Surat ini dinamai “AL-LaiL” (Malam) diambil dari perkataan “AL-Lail” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Pokok-pokok isinya : Usaha manusia itu berlainan, karena itu balasannya berlainan pula; Orang yang suka berderma, bertakwa dan membenarkan adanya pahala yang baik dimudahkan Allah baginya melakukan kebaikan yang membawa kepada kebahagiaan di akherat, tetapi orang yang dimudahkan Allah baginya melakukan kejahatan-kejahatan yang membawa kepada kesengsaraan diakherat, harta benda tidak akan member manfa’at kepadanya; orang bakhil merasa dirinya cukup dan mendustakan adanya pahala yang baik.

Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pemurah Lagi Maha Penyayang.

Usaha Manusia adalah bermacam-macam yang terpenting ialah mencari  keridoan Allah.

(1) Demi malam apabila menutupi (cahaya siang)
(2) dan siang apabila terang benderang,
(3) dan penciptaan laki-laki dan perempuan,
(4) sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.
(5) Adapun orang yang memberikan ( hartanya dijalan Allah ) dan bertakwa,
(6) dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (Syurga),
(7) maka kami kelak akan menyediakan baginya jalan yang mudah.
(8) Dan adapun orang yang batkhil dan merasa dirinya cukup (yang dimaksud dengan merasa dirinya cukup”Ialah tidak memerlukan lagi pertolongan allah dan tidak bertakwa Kepada-Nya.)
(9) serta mendustakan pahala yang terbaik,
(10) maka kelak kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.
(11) dan hartanya tidak bermanfa’at apabila ia telah binasa.
(12) sesungguhnya kewajiban kamilah memberikan petunjuk,
(13) dan sesungguhnya kepunyaan kamilah akhirat dan dunia.
(14) Maka kami memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala.
(15) Tidak ada yang masuk kedalamnya kecuali orang yang paling celaka,
(16) yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman).
(17) Dan Kelak akan dijauhkan orang yang paling bertakwa dari neraka itu,
(18) yang menapkahkan hartanya (dijalan Allah) untuk membersihkannya,
(19) padahal tidak ada seorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya,
(20) tetapi ( diamemberikan itu semata-mata) karena mencari keridoan Tuhannya Yang Maha Tinggi.
(21) Dan kelak dia benar-benar mendapatkan kepuasan.

PENUTUP : Surat Al Lail menerangkan bahwa amalan-amalan yang dikerjakan dengan tulus ikhlas semata-mata mencari keridoan Allah itulah yang membawa kebahagiaan di akherat kelak.

HUBUNGAN SURAT AL LAIL DENGAN SURAT ADH DHUHAA : Pada Surat AL Lail diterangkan bahwa orang yang takwa akan dimudahkan Allah mengerjakan perbuatan takwa sehingga memperoleh kebahagiaan. Sedang pada Surat Adh Dhuhaa diterangkan bahwa keberuntungan di akhirat lebih baik dari keberuntungan di dunia.

Sekian dan Wassalam semoga kajian ini menjadikan pemahaman dan menambah keyakinan bagi kita dalam hal beramal dan beribadah.
                                                                                      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar