Senin, 10 Oktober 2011

APAKAH CINTAKU SEPERTI ANGIN

Yang berhembus dan menyejukkan, membelai hati yang merindukan lalu tiba- tiba berubah menjadi taufan yang ganas dan menghancurkan. Atau seperti matahari yang memberi kehidupan dan kehangatan, tetapi adakalanya melukakan hati saat, sinarnya membakar bumi, hingga tak ada lagi kehidupan.

Atau seperti purnama, yang terang menyejuka alam buana hingga didibuai dalam impian dengan sejuta keindahan, tetapi bila kelam itu datang, purnamapun padam, sehingga buanapun dicekam kegelapan, dan semua makhluk ketakutan

Namun Cintaku tak ingin seperti itu, cintaku adalah cinta yang penuh dengan keikhlasan yang selalu ingin memberi tanpa mengharap upah atau ada niatan yang tidak terpuji.

Melainkan Cintaku hanyalah mengharapkan ridho dan kasih sayang dari-NYA semata, dalam mengharap bahagia selamanya saat diriku dan dia bertemu kembali di hari akhir nanti. Tidak, kami tidak ingin seperti itu Ya Rabb.

Ya Rabb bila cinta itu seperti angin,jadikanlah ia angin yang menyejukkan Yang dengan nya Engkau tiupkan belaian kasih MU Yang dengannya Engkau izinkan hambaMU bercengkrama dalam sejuknya Cinta MU. Bila Cinta itu seperti matahari, jangan biarkan dia membakar bumi Jadikanlah kehangatannya memberikan kehidupan, Sehingga kami tidak terbakar didalamnya, kehangatan yang Engkau janjikan.

Pada hati-hati yang bercinta kasih karena MU, hangatnya Kasih Ilahi Ya Rabb Bila cinta itu cahaya jangan jadikan ia seperti lilin yang memberi cahaya pada sekitarnya sementara dirinya sendiri hancur, meleleh dan terbakar. Tapi .... Rabb... jadikanlah ia bagai lentera, dua lentera jiwa Yang menerangi sekitarnya, juga dirinya dan menerangi alam semesta Ilahi...

Bila cinta itu indah, jangan sampai ternoda oleh nafsu yang Engkau tidak ridhai Jadikanlah Dia indah, semata karena ada RidhaMU mengiringi Rabb bila cinta itu airmata. Lihatlah airmata yang mengalir disana. Lihatlah kerinduan yang tak tertahankan Jadikanlah kerinduan itu ,kerinduan yang memabukkan karena mengharap Cinta kasih MU, bukan yang melenakan sehingga kami kelak menyesali diri.

Rabb ... Ketika Engkau lihat cucuran airmata menganak sungai di pipi ini Jangan hinakan aku dimata dia dan juga Engkau Ya Rabb Karena ketidakmampuanku menahan diri Ketidak mampuanku menjalankan islam secara kaffah Ketidakmampuanku menjadi hamba yang Engkau muliakan Karena aku hanyalah hamba MU yang berjalan dalam takdirMU berusaha mengharap ridhaMU.

Jadikanlah airmata ini sebagai saksi atas kelemahan hambaMU. Memohon kasih MU, Jadikan airmata ini, bentuk kepasrahan seorang hamba kepada Tuhan-nya akan ketidak mampuannya. Jadikan ia butiran mutiara yang dengannya Engkau payungkan perlindungan MU Yang dengan nya Engkau muliakan hambaMU yang dengan nya Engkau pindahkan kami Dari hinanya kemaksiatan kepada kemuliaan taat...

Rabb... lindungi kami... Rabb... Bila kami tidak mendapatkan apa yang kami inginkan Pilihkanlah jalan yang Engkau muliakan untuk kami. Bila didunia ini tidak ada jalan buat kami Kumpulkanlah kami kelak, karena kuasaMU Saat Engkau memuliakan hamba-hamba MU Saat Engkau menegakkan keadilanMU saat Engkau panggil kami sebagai Kekasih Dan Engkau izinkan kami berjalan seiring bergandengan tangan saling meraih, saling menarik menuju Jannah MU...

Subhanallah..Allahu Akbar Sesungguhnya tidak ada yang mustahil bagiMU ,Ya Rabb Tidak ada yang tidak mungkin bagi MU , Ya Ilahi. Bila di dalamnya Engkau inginkan kebaikan bagi hamba MU.. Temukan kami di mimbar cahayaMU... Mimpi terakhir , Mimbar harapan Dua lentera jiwa... yang tidak ingin padam... Aamiin Ya Rabbal alamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar